Open Call Startup Research-Based Cohort 2027 telah dibuka.

Pelajari Program →
Logo Universitas Hasanuddin
UNHAS TechPark
Beranda / Wawasan / kolaborasi-industri
kolaborasi-industri

Problem statement industri jadi agenda riset

9 Jun 2026 · 4 menit baca
FOTO EDITORIAL
Problem statement industri jadi agenda riset

Skema co-development yang mempertemukan kebutuhan pabrik dengan kapasitas laboratorium kampus, lengkap dengan pembagian hasil yang disepakati di awal.

Kerja sama yang bertahan biasanya dimulai dari masalah yang dirumuskan mitra, bukan dari daftar teknologi yang ditawarkan kampus. Pada skema ini, industri menyampaikan problem statement lengkap dengan batasan biaya, mutu, dan kapasitas.

Tim DHK-STP memetakan masalah tersebut ke kapasitas laboratorium dan inventor yang relevan, lalu menyusun lingkup kerja, pembagian peran, dan kepemilikan hasil sebelum pekerjaan dimulai.

Kejelasan di awal inilah yang memperpendek negosiasi di akhir: ketika hasil pengembangan siap, kedua pihak sudah menyepakati siapa memegang hak, siapa memproduksi, dan bagaimana manfaat dibagi.

POIN UTAMA
Mulai dari problem statement mitra, bukan dari katalog teknologi
Pembagian peran dan kepemilikan hasil disepakati di awal
Kesepakatan awal memperpendek negosiasi transaksi
Bagikan:LinkedInWhatsApp